Wednesday, September 21, 2022

Produksi Pertama Telur Asin KH Ludes

 Wuryantoro (21/9), siswa kelas XII Kesehatan Hewan melakukan penjualan telur asin. Sebanyak 50 pcs telur asin yang di kemas menggunakan mika habis terjual kepada orang tua wali, bapak ibu guru dan warga SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro. Kegiatan itu wujud implementasi pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan.



Sebelumnya, siswa kelas XII melakukan uji coba dengan menggunakan bahan baku abu dan batu bata. Kemudian dari hasil uji coba dilakukan evaluasi sehingga mendapatkan rasa yang diinginkan konsumen. Harapannya, produksi telur asin tidak hanya sampai pada tahap pembuatan prototipe, tapi bisa dilakukan produksi secara masal. Bahan baku telur diambil langsung dari peternak yang berada di lingkungan sekolah. 

Upaya menjajaki pasar, dilakukan dengan melakukan penjualan di lingkungan sekolah, selanjutnya siswa mempromosikan kepada masyarakat sekitar tempat tinggal dan membuat media promosi yang diposting di media sosial.



Share:

Sunday, September 18, 2022

Selesai MID : Siswa Kesehatan Hewan Lembur Membuat Mineral Blok

Wuryantoro (17/9), Selesai melaksanakan Penilaian Tengah Semester Gasal, siswa kelas XII kesehatan hewan SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro menyelesaikan orderan Mineral Blok. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Rano Dwijaya, S. Pt selaku guru pembimbing. 

Bahan baku pembuatan mineral blok antara lain : multi vitamin, mineral, herbal dan bahan pendukung lainnya. Kegiatan ini sekaligus sebagai wahana pembelajaran siswa dalam berlatih wirausaha. Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan siswa dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat pada program pembagian gratis ratusan mineral blok kepada masyarakat sekitar. 





Share:

Friday, September 9, 2022

Belajar Tidak Harus di Dalam Kelas : SISWA KESEHATAN HEWAN GOES TO JATIMPARK 2

Jawa Timur (8/9), Siswa Kesehatan Hewan SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro bersama rombongan siswa kelas 11 melaksanakan karya wisata ke Jawa Timur. Berangkat dari sekolah pukul 21.00 WIB menuju taman wisata Selecta, Jatimpark 2, dan Museum Angkut.
Karya wisata dapat menambah wawasan  siswa kesehatan hewan. Selain itu, siswa kesehatan hewan dapat melihat langsung potensi peluang kerja di kebun binatang.

Di wahana Jatimpark 2 terdapat Batu Secret Zoo. Pengunjung disuguhkan aneka satwa yang terbagi menjadi beberapa tema, diantaranya : Tiger Land; Reptile Garden; Baby Zoo; Safari Farm; Zona Aquarium; Savannah; Pygmy Marmoset; Primata dan Burung; Birds Feeding. 

Siswa kesehatan hewan antusias dalam mempelajari aneka satwa. Ada beberapa satwa yang terancam punah seperti harimau sumatera, komodo, gajah Sumatera, giant anteater. 
Bahkan, ada satwa yang lahir di batu secret zoo, yakni gajah sumatera pada 5 Juli 2019 lalu, yang diberi nama "Dumbo".

Museum Satwa
Selain menampilkan satwa yang masih hidup, Jatimpark 2 juga memiliki koleksi satwa yang telah mati. Satwa yang telah diawetkan disimpan di museum satwa. Koleksi satwa di museum satwa antara lain : Hewan-hewan pemangsa; Aneka unggas; Binatang air; Reptil; Galeri kupu-kupu; aneka hewan purba. (Latifah.)

Sobat KRH penasaran ? Simak video salah satu keseruan berkunjung di Jatimpark 2 berikut ini




Share:

Friday, August 19, 2022

Siap Cetak Agropreneur : Prodi Kesehatan Hewan selenggarakan Kuliah Umum

Wuryantoro (11/8), Potensi agribisnis memberikan peluang yang cukup besar kepada generasi muda. Terlebih lagi kondisi geografis di Kabupaten Wonogiri sangat memungkinkan untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang pertanian dan peternakan.

Melalui prodi Agribisnis Ternak SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro menyelenggarakan kegiatan kuliah umum. Tampil sebagai narasumber adalah Moersid Wahyu Dewanto owner Timang Multi Farm Wonogiri. Kegiatan yang dikemas obrolan santai diikuti siswa kelas X,XI, XII Kesehatan Hewan dan ditayangkan melalui channel YouTube SMK Muda. 



Share:

Kajian Fikih Kurban bersama Ust Rano Dwijaya

Pijiharjo (2/7), Bertempat di Masjid Ngembong Desa Pijiharjo, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) selenggarakan kajian "Fikih Kurban dan Tata Cara Penyembelihan).


Ust. Rano Dwijaya, S. Pt. Guru Kesehatan Hewan SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro memberikan paparan kepada takmir masjid di Desa Pijiharjo. Kajian ini dimaksudkan untuk memperlancar penyembelihan hewan kurban.


Share:

Undang Masyarakat : Prodi Kesehatan Hewan selenggarakan Belajar Eksklusif

Wuryantoro (30/6), Jelang hari raya idul adha, prodi kesehatan hewan menyelenggarakan kegiatan "Belajar Eksklusif, kegiatan ini mengambil tema Penyembelihan Hewan Kurban dan Penyuluhan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.




Narasumber Penyuluhan PMK dari Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Wonogiri. Materi dan praktik penyembelihan hewan kurban disampaikan oleh Rano Dwijaya, S. Pt. Guru SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro. 

Share:

Lakukan pengabdian masyarakat : Siswa Kesehatan Hewan Bagikan Mineral Blok secara Gratis

Wuryantoro (5/1), Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, siswa kesehatan hewan membagikan ratusan mineral blok kepada masyarakat.


Kegiatan itu dimaksudkan untuk mengenalkan produk kesehatan hewan sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya multi vitamin pada ternak.





Share:

Siswa Kesehatan Hewan Membuat Mineral Blok



Wuryantoro (14/12), Upaya meningkatkan kesehatan ternak ruminansia, siswa kesehatan hewan membuat Mineral Blok. Kegiatan itu merupakan implementasi dari pembelajaran yang di dapatkan. 



Rano Dwijaya, selaku guru pembimbing pembuatan mineral blok menjelaskan bahwa "komposisi produk terdiri dari mineral, multi vitamin, herbal, sehingga melalui pembuatan mineral blok diharapkan hewan ruminansia mampu memenuhi kebutuhan mineral pada tubuh hewan"


Berikut link pembuatan mineral blok 




Share:

Tuesday, July 21, 2020

Prakerin KH : Penyajian kualitas daging

Wonogiri (22/7), sebanyak lima siswa program keahlian kesehatan hewan melakukan kegiatan prakerin di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH). Mereka mendapatkan tugas untuk menyajikan hasil pemeriksaan kualitas daging. Yuk, kita lihat keseruan mereka dalam penyajian kualitas daging pada video berikut ini.


Share:

Sunday, July 19, 2020

Siswa Kelas XIII Ikuti Praktik Kerja Industri



Wuryantoro (20/7), Sebanyak tujuh belas siswa Program Keahlian Kesehatan Hewan mengikuti kegiatan praktik kerja industri (prakerin) pada perusahaan yang berada di Wonogiri. Para siswa akan berada di Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) kurang lebih 7-8 bulan. Selama prakerin, siswa akan melakukan praktik secara langsung sesuai dengan kompetensi dasar pada masing-masing mata diklat. 
Sebagai pelaksanaan protokol kesehatan, setiap siswa diwajibkan untuk menyertakan surat keterangan sehat sebagai persyaratan prakerin. Siswa juga diwajibkan tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti cuci tangan pada air yang mengalir, mengenakan masker, menjaga jarak, melukukan perilaku hidup bersih dan sehat. Kaprodi Kesehatan Hewan mengatakan bahwa "siswa yang akan melakukan prakerin harus memiliki surat keterangan sehat dan mendapatkan ijin untuk mengikuti kegiatan yang ditanda tangani orang tua/ wali". Kegiatan prakerin ini sebagai wuhud pemenuhan kompetensi sesuai tuntutan kurikulum; implementasi kompetensi ke dalam dunia kerja; mempersiapkan tamatan yang memiliki keahlian profesional yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja; meningkatkan efisien proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional; memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan; membentuk pola pikir dan tingkah laku mandiri yang sesuai dengan tujuan pendidikan.


Share:

Kilas Keswan

Kompetensi keahlian Kesehatan dan Reproduksi Hewan merupakan bagian dari kesehatan masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari pembangunan pertanian. Untuk itu dipandang perlu adanya wawasan pelestarian ternak dari pendekatan penyakit hewan menjadi pendekatan kesehatan hewan. Kompetensi Keahlian Kesehatan dan Reproduksi Hewan (4Tahun) termasuk dalam Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi serta Program Keahlian Kesehatan Hewan (keswan).
Para siswa SMK Muha Wuryantoro melalui Kompetensi keahlian Kesehatan dan Reproduksi Hewan akan diarahkan menjadi konsultan/ penyuluh kesehatan hewan yang handal. Siap bekerja di Dinas Pertenakan dan usaha-usaha industri pertanian/ pakan ternak. Selain itu diharapkan lulusan Kesehatan dan Reproduksi hewan mampu menjadi wirausahawan mandiri, sehingga harapan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian dapat terwujud.

Unordered List

Support